Bersyukur

Bersyukur hari ini hanya harus berjalan kaki kurang dari satu kilo meter saat pulang dari kantor. Bayangkan adik adik SD di daerah dengan fasilitas transportasi yang masih minim, harus pergi pagi buta, melewati jembatan, mengarungi sungai dan berjalan kaki beberapa kilometer untuk mencapai sekolah.

Bersyukur hanya sore hari saja terjebak macet, itupun tidak melulu setiap hari. Bandingkan dengan para pencari rezeki lainnya yang harus bermacet-macet ria setiap harinya pagi dan sore, atau mereka harus berangkat lebih awal pulang lebih larut hanya untuk mendapatkan “jalan yang lebih nyaman’, dan waktu bersama keluarga pun semakin sedikit.

Bersyukur saat sore hari tahu harus pulang kemana, dan memiliki rumah untuk benaung. Bagaimana dengan para tuna wisma diluar sana? yang tidak jelas harus kemana mereka melangkah pulang, yang tidak tahu nanti malam akan berbaring dimana. Saat hujan, mereka basah kuyup kehujanan dan menggigil kedinginan, saat panas terik terpaksa berpanas-panasan karena tak punya atap.

Dan terutama, bersyukur Allah memberkahi sebuah keluarga yang selalu berbagi pelukan kehangatan dan ciuman kasih sayang setiap harinya. Sedangkan diluar sana, banyak orang yang masih mengharapkan sebuah keluarga.

For my family, mom-pap, ibu-bapak, my lil sist-big and lil bro,,how blessed I am

And special for my belved hubby and my baby-will-be that made my life complete

Smoga kita menjadi pribadi yang selalu bersyukur dan bersabar dalam setiap keadaan.

gambar didapat dari sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: